oleh

Polda Jateng Amankan Pertandingan Liga 1 dan Liga 2 dengan Penerapan Prokes Ketat

Semarang – Polda Jawa Tengah memastikan siap mengamankan jalannya pertandingan sepak bola Liga 1 dan 2, dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat dan disiplin.

“Polda Jateng dan jajaran yang di jadikan tempat pertandingan siap mengamankan jalannya Liga 1 dan liga 2. Tetap ketat jalankan prokes,” terang Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Iqbal Al-Qudusy, Sabtu (28/08/21).

Perwira Menengah Polda Jateng tersebut mengimbau kepada suporter ataupun pecinta si kulit bundar untuk tidak perlu datang ke Stadion demi mendukung klub kesayangannya. Mengingat, saat ini masih terjadi Pandemi Covid-19.

Baca Juga  Polda Sumut Buka Hotline Aduan Kehilangan Kendaraan

Oleh karena itu, menyerukan penggemar sepak bola untuk menyaksikan pertandingan melalui media-media yang disiapkan. Dengan begitu, laju pertumbuhan virus corona dapat dicegah.

“Imbauan bagi suporter, nonton bola di rumah saja. Nikmati pertandingan bola lewat televisi dan tetap jalankan prokes. Tetap pakai masker,” terang Kombes Pol. Iqbal Al-Qudusy.

Dalam hal pengamanan Pertandingan sepak bola yang akan di gelar di 4 wilayah di Jateng yaitu Solo, Magelang, Semarang di Cilacap, aparat kepolisian sudah mempersiapkan pengamanan personilnya.

” Rencana pengamanan dari Satwil masing dengan tetap kendali Polda Jateng,” tutur Kabid Humas Polda Jateng.

Baca Juga  Warisan Budaya, Dekranasda Dukung Kerajinan Tenun Ikat Provinsi NTB

Lulusan Akabri tahun 1996 tersebut mengungkapkan, Polda Jateng bersama seluruh pihak terkait telah membuat komitmen untuk mendukung kompetisi sepak bola yang aman, sehat dan kondusif serta tetap memperhatikan prokes, antara lain :

  1. Bersama-sama meningkatkan dan komunikasi dalam setiap pertandingan sepakbola yang akan dilaksanakan.
  2. Sanggup mentaati semua peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku selama pelaksanaan kompetisi sepakbola berlangsung.
  3. Senantiasa menjaga iklim sejuk, menjunjung tinggi sportifitas dan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan
  4. Tidak melakukan mobilisasi suporter baik di dalam ataupun di luar wilayah jawa tengah serta tidak melakukan aksi/kegiatan yang berpotensi mengumpulkan massa selama kompetisi sepakbola dilaksanakan.
  5. Akan melakukan pembinaan secara internal dan eksternal dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas prestasi sepakbola di wilayah Jawa Tengah.
Baca Juga  Kunjungi Baduy, Erick Tohir Dapat Gelar Dulur Baduy

“Polri dapat membubarkan atau menghentikan pertandingan manakala ada pihak, yang melanggar komitmen atau mengambil tindakan lain sesuai koridor hukum dengan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 dalam pelaksanaannya,” tutup Kombes Pol. Iqbal Al-Qudusy. (*/cr1)

Sumber: aceh.siberindo.co

News Feed